Showing posts with label cerita. Show all posts
Showing posts with label cerita. Show all posts

Tuesday, October 19, 2010

Kisah Cinta 100 Hari

cintaSudah lama ngga pernah nengok blog ini dan cerita kali ini saya isi dengan beberapa kata-kata bijak.


Cinta sejati adalah ketulusan untuk memberi tanpa pernah mengharapkan. ~ Peace Pilgrim


Usia tidak melindungi anda dari cinta, tetapi cinta melindungi anda dari usia.


Kisah Cinta 100 Hari


Cerita ini mengisahkan tentang sepasang sahabat yang sebenernya saling sayang dan suatu ketika mereka membuat keputusan yang intinya sang pria menginginkan untuk pacaran selama 100 hari saja dan akhirnya mereka berdua pun menyepakatinya hingga saat itu juga mereka menginginkan hari itu juga adalah hari terindah yang bisa mereka lewati untuk pertama kalinya setelah mereka sepakat pacaran.


Akhirnya hari-hari mereka pun dilalui…


* Hari pertama, mereka melewati dengan senyum dan kebahagiaan?
* Hari ke 2, mereka mulai saling mengisi dalam segala kegiatan mereka?
* Hari Ke 5, mereka mulai merasakan perhatian dan kasiH sayang keduanya hingga makin memiliki?
* Hari ke 10, mereka pergi ke pantai menikmati jingganya laNgit, berteman deburan ombak mereka berdua berkasih mesra seakan dunia milik berdua..
* Hari ke 64, hubungan merekapun semakin akrab dan mereka berdua pergi lagi ke pantai berdua dengan penuh rasa sayang dan cinta yang akhirnya mereka duduk di pasir butih berteman debur ombak dan di bawah sinar senja mereka berciuman untuk pertama kalinya,
yach? romantis banget emang…
* Hari ke 88, mereka berdua pergi naik gunung, mereka jalan bergandengan tangan dari kaki gunung hingga tempat peristirahatan yang berada di sekitar puncak gunung itu, malam pun menghampiri mereka, dengan cuaca yang cerah mereka berdua duduk diatas batu besar dengan hangat mereka berpelukan? tak sadar ada satu bintang jatuh ?dan dalam hati sang gadis mempunyai suatu harapan yach make a wish gitu dech?.
* Hari ke 99, Di salah satu taman kota mereka berdua duduk-duduk sembari cerita, sekitar jam dua siang dengan keadaan cuaca yang panas sekidit rasa dahaga mulai menghampiri yang kemudian sang pria membelikan minum di toko tidak jauh dari taman mereka berdua tersebut.


Satu jam si gadis menunggu dengan penuh rasa cemas? hingga datanglah seseorang yang berkata? Permisi, disana ada seorang pemabuk menabrak sosok remaja ganteng yang sedang menyebrang jalan di dekat toko swalayan? dan saya tahu kalau tadi dia bersama anda duduk disini, ehmmm.... mungkin itu teman anda?, sahut seseorang itu.


Dengan perasaan cemas dan khawatir si gadis itupun lari menuju tempat kejadian?, dengan penuh air mata si gadis itu melihat sang kekasihnya terkapar penuh darah yang membanjiri seluruh tubuhnya, dengan kotak minuman yang masih tergenggam ditangan, sang pria itu terus mengucurkan darah segar dari belakang kepalanya hingga ambulan datang. Dengan ditemani si gadis, pria tersebut terkapar tak tersadarkan diri, tangis air mata gadis itupun terus mengalir bersama doa yang trus ia ucapkan?..


Sudah hampir 5 jam si pria tampan itu belum sadarkan diri, sekitar pukul 23.30 hanya denyut jantung yang masih menandakan tanda-tanda kehidupan pada pria itu, si gadis terus berdoa dan berharap kakasihnya itu sadarkan diri? kemudian sekitar 23.45 dokter specialis yang dipercayakan untuk merawatnya memberikan kabar pada si gadis itu kalau tim rumah sakit udah berusaha semaksimal mungkin tapi tetap belum sadarkan juga, dan dokter itupun memberikan sepucuk surat yang di temukan di kantong celana kekasihnya itu?,dengan penuh rasa sesak didata dan air mata terus mengucur, surat itupun dibuka ?


Isi surat itu tertulis:
?Sayang hari-hari kita sudah hampir selesai, tidak kuat rasanya jika ku meninggalkanmu.., selama ini aku benar-benar sayang dan mencintai kamu, ingin rasanya ku memperpanjang waktu kita untuk bersama dan jujur aku ingin kita bisa selamanya seperti ini, menjadi sepasang kekasih yang tak terpisahkan.. Sayang, pada hari ke 99 ini aku menginginkan kita bisa selamanya menjadi pasangan kekasih, ternyata aku memang mencintaimu?


Sembari melipat surat itu, pukul 23.55, gadis berparas cantik dan manis itupun mendekati kekasihnya yang belum sadarkan diri..sembari memeluk dia berkata,
?Sayangku, kamu tau ga sich, kalau sewaktu kita naik gunung (hari ke 88) dan kita berdua melihat bintang jatuh dimalam cerah dan indah itu aku sempat mempunyai sebuah harapan, dan harapan itu aku menginginkan kita bisa bersama selamanya?., jadi kamu bangun donk sayang? plise bangun…., aku ga mau kamu meninggalkan aku sendirian seperti ini?. Akupun sama ingin selalu bersamamu ??


Pukul 00.00 tepat, bunyi keras mesin deteksi jantung terdengar mengantar nyawa pemuda itu sekaligus membuka kesunyian dan kesedihan di ruang itu, detak jantung sang pria berhenti sesaat setelah kekasihnya itu bicara beberapa kata di sampingnya ?...
Saat itu juga tepat ke 100 hari hubungan yang mereka jalin, dengan senyum bahagia sang pria itupun tentram meninggalkan janji yang sudah terbayar, bahwa hanya 100 hari menjalin komitmen itu meski ada keinginan untuk memperpanjang waktu itu jadi selamanya?.


Berakhir dengan pelukan dan kucuran air mata sang gadis berusaha ikhlas menerima kenyataan yang terjadi di depan matanya?.., setelah apa yang terjadi, waktu memang sangat cepat dan sangat berharga buat kita semua.., memang ketika keinginan atau harapan muncul tapi sulit terucap disitulah kita harus perperang, mungkin kisah ini memberi pengalaman jika kamu mempunyai keinginan terhadap seseorang, segera mungkin kamu ucapkan, karena kita ga tau apakah besok kita masih bisa ketemu dengan orang itu lagi?


Dlm cinta kita tidak mencari orang yg sempurna tp belajar untuk melihat orang yang tidak sempurna secara sempurna

Saturday, August 14, 2010

Kaya Dan Miskin Tergantung Darimana Kita Melihatnya [Renungan]

Suatu ketika
Seorang ayah dari keluarga kaya raya,
bermaksud memberi pelajaran,
bagaimana kehidupan orang miskin pada anaknya


Mereka menginap beberapa hari di rumah
keluarga petani yang miskin,
di sebuah dusun di tepi hutan


Dalam perjalanan pulang sang ayah bertanya pada anaknya
Bagaimana perjalanan kita?
Oh sangat menarik ayah


Kamu melihat bagaimana orang miskin hidup?
Sang ayah bertanya.


Ya ayah, sahut sang anak.


Jadi, apa yang dapat kamu pelajari dari perjalanan kita ini? Tanya sang ayah.


Sang anak menjawab:
Yang saya pelajari kita memiliki satu anjing untuk menjaga rumah kita, mereka punya empat anjing untuk berburu.
Kita punya kolam renang kecil di taman, mereka punya sungai yang tiada batas…


kita punya lampu untuk menerangi taman kita,
mereka punya bintang yang bersinar di malam hari.


Kita memiliki lahan yang kecil untuk hidup
mereka hidup bersama alam


Kita punya pembantu untuk melayani kita,
tapi mereka hidup untuk melayani oran lain.


Kita punya pagar yang tinggi untuk melindungi kita,
mereka punya banyak teman yang saling melindungi


Sang ayah tercengang diam mendengar jawaban anaknya
Lalu sang anak melanjutkan,
Terima kasih ayah,
karena ayah telah menunjukkan betapa miskinnya kita


Bukankah ini suatu sudut pandang yang menakjubkan?
Bersyukurlah dengan apa yang telah kita miliki, dan jangan pernah risau dengan apa yang tidak kita miliki.


Bersyukurlah walau
sekecil apapun rezeki yang kita peroleh...


credit : Sj.Hidayat

Monday, July 5, 2010

Kisah Seorang Polisi Yang Menilang Sahabat Karibnya

Berikut ini menurut saya sebuah kisah dan renungan yang sangat bagus. Sudah lama saya ngga posting tentang cerita-cerita seperti ini semoga cerita ini dapat memberikan pencerahan kepada kita semua tentang arti hidup dan menghargai orang lain.


----------------------------------------------


Dari kejauhan, lampu lalu-lintas di perempatan itu masih menyala hijau. Jono segera menekan pedal gas kendaraannya. Ia tak mau terlambat. Apalagi ia tahu perempatan di situ cukup padat, sehingga lampu merah biasanya menyala cukup lama. Kebetulan jalan di depannya agak lengang. Lampu berganti kuning. Hati Jono berdebar berharap semoga ia bisa melewatinya segera. Tiga meter menjelang garis jalan, lampu merah menyala.Jono bimbang, haruskah ia berhenti atau terus saja. "Ah, aku tak punya kesempatan untuk menginjak rem mendadak," pikirnya sambil terus melaju.


Prit!


Di seberang jalan seorang polisi melambaikan tangan memintanya berhenti. Jono menepikan kendaraan agak menjauh sambil mengumpat dalam hati. Dari kaca spion ia melihat siapa polisi itu. Wajahnya tak terlalu asing.
Hey, itu khan Bobi, teman mainnya semasa SMA dulu.
Hati Jono agak lega.
Ia melompat keluar sambil membuka kedua lengannya.
"Hai, Bob. Senang sekali ketemu kamu lagi!"
"Hai, Jon." Tanpa senyum.
"Duh, sepertinya saya kena tilang nih? Saya memang agak buru-buru.
Istri saya sedang menunggu di rumah."
"Oh ya?"
Tampaknya Bobi agak ragu. Nah, bagus kalau begitu.


"Bob, hari ini istriku ulang tahun. Ia dan anak-anak sudah menyiapkan segala sesuatunya. Tentu aku tidak boleh terlambat, dong."
"Saya mengerti. Tapi, sebenarnya kami sering memperhatikanmu melintasi lampu merah di persimpangan ini."


Oooo, sepertinya tidak sesuai dengan harapan. Jono harus ganti strategi.


"Jadi, kamu hendak menilangku? Sungguh, tadi aku tidak melewati lampu merah. Sewaktu aku lewat lampu kuning masih menyala."


Aha, terkadang berdusta sedikit bisa memperlancar keadaan.


"Ayo dong Jon. Kami melihatnya dengan jelas. Tolong keluarkan SIM-mu."


Dengan ketus Jono menyerahkan SIM, lalu masuk ke dalam kendaraan dan menutup kaca jendelanya. Sementara Bobi menulis sesuatu di buku tilangnya. Beberapa saat kemudian Bobi mengetuk kaca jendela. Jono memandangi wajah Bobi dengan penuh kecewa.Dibukanya kaca jendela itu sedikit.
Ah, lima centi sudah cukup untuk memasukkan surat tilang. Tanpa berkata-kata Bobi kembali ke posnya. Jono mengambil surat tilang yang diselipkan Bobi di sela-sela kaca jendela. Tapi, hei apa ini. Ternyata SIMnya dikembalikan bersama sebuah nota. Kenapa ia tidak menilangku. Lalu nota ini apa? Semacam guyonan atau apa? Buru-buru Jono membuka dan membaca nota yang berisi tulisan tangan Bobi.


"Halo Jono, Tahukah kamu Jon, aku dulu mempunyai seorang anak perempuan. Sayang, ia sudah meninggal tertabrak pengemudi yang ngebut menerobos lampu merah. Pengemudi itu dihukum penjara selama 3 bulan. Begitu bebas, ia bisa bertemu dan memeluk ketiga anaknya lagi. Sedangkan anak kami satu-satunya sudah tiada. Kami masih terus berusaha dan berharap agar Tuhan berkenan mengkaruniai seorang anak agar dapat kami peluk. Ribuan kali kami mencoba memaafkan pengemudi itu. Betapa sulitnya. Begitu juga kali ini. Maafkan aku Jon. Doakan agar permohonan kami terkabulkan. Berhati-hatilah. (Salam, Bobi)".


Jono terhenyak. Ia segera keluar dari kendaraan mencari Bobi. Namun, Bobi sudah meninggalkan pos jaganya entah ke mana. Sepanjang jalan pulang ia mengemudi perlahan dengan hati tak menentu sambil berharap kesalahannya dimaafkan... ....


Tak selamanya pengertian kita harus sama dengan pengertian orang lain. Bisa jadi suka kita tak lebih dari duka rekan kita. Hidup ini sangat berharga, jalanilah dengan penuh hati-hati.

Saturday, April 24, 2010

Superman Is Dead Sedikit Cerita, Gambar dan Video

Beberapa orang mungkin ngga terlalu familiar dengan Superman Is Dead, sebuah band rock yang tak saya sangka akan menjadi sebesar ini. Saya pribadi kenal band ini di tahun 2002 (itupun kalau ngga salah ingat) dan album mereka waktu itu klo ngga salah berisi 6 lagu dan kasetnya pun sudah hilang.


Ok beberapa yg saya tulis mungkin dari hasil "dengar dengar" saja dan beberapa juga pernah saya baca. Band ini juga pernah menjadi band yg kontroversial karena terkena gossip miring yang bagi anda para penikmat musiknya tentu pernah mendengar kontroversi tentang Tattoo di tubuh drummernya yaitu Jerink yg "katanya" bertulisakan Fuck Java.


Karena gerah juga akan gossip yang tidak benar adanya akhirnya Jerink (saya pernah baca klarifikasinya) bahwa tidak benar ada Tattoo seperti itu bahkan Jerink mempersilahkan memeriksa seluruh Tattoo di badannya untuk mencari tulisan tersebut yang memang tidak pernah ada.


Saya juga sering membaca dari banyak orang yg tahu para personil SID bahwa ketiga orang ini tidak sombong dan belagu meskipun mereka sudah terkenal.


Pemilihan nama Superman Is Dead dapat diartikan bahwa tidak ada manusia yang sempurna.. Bagi banyak orang, SID memiliki nilai plus yaitu kreatif dan idealis dengan musik mereka di tengah tekanan musik lain yg ada di negeri ini bahkan hingga saat ini.


Pada tahun 2003 mereka bekerja sama dengan pihak major label yaitu Sony Music Indonesia. Disini terjadi negosiasi yang berlangsung antara pihak Sony dengan SID dan masing2 pihak tidak mau mengalah, yang menjadi bahan perdebatan salah satunya adalah bahasa yang akan digunakan pada lagu-lagu SID.


Pihak Sony menginginkan agar lagu-lagu SID yang berbahasa Inggris dikurangi sedangkan pihak SID ingin sebaliknya. Terjadi negosiasi yg alot hingga akhirnya terjadi kesepakatan bahwa 70% lagu lagu mereka berbahasa inggris dan sisanya berbahasa Indonesia. Meskipun masuk major label... Mereka masih tetap SID sebagaimana mereka dahulu.


Penggemar Superman Is Dead disebut Outsiders bagi yang laki-laki dan Lady Rose bagi yang perempuan.


Lagu-lagu mereka sudah sangat sering diputar di radio-radio luar negeri seperti australia, new zealand dan pernah teman saya ada yang membawa kasetnya ke US dan dia bilang bahwa kasetnya dipinjam bergiliran oleh temen-temen bulenya disana karena banyak juga yang suka.


Untuk konser, SID sudah pernah melanglang buana ke berbagai negara tetapi menurut saya yang paling keren adalah konser bergengsi Vans Warped Tour di USA yg berlangsung dari juni - juli 2009. Dimana SID adalah satu2nya band yg mewakili Asia Tenggara dan Indonesia pada khususnya dan SID berbagi panggung dengan NOFX, Hoobastank, MXPX, dan band berkelas lainnya.


Beberapa foto SID dengan bendera Merah Putih saat SID manggung di luar negeri...


gctf0hpt
Saat manggu di USA


lj84j5og
Konser SID di Singapore..


3unzqhlj
SID konser di Australia.


Group band yang satu ini meskipun beraliran cadas tetapi peduli akan lingkungan seperti pemanasan global, ketersediaan air, dan sampah. Tindakan nyata sudah mereka lakukan melalui kampanye dan aksi nyata contohnya para personel SID yang kebanyakan menggunakan sepeda low rider untuk transportasi yg bertujuan untuk mengurasi emisi dan polusi, tidak jarang mereka memunguti sampah yang ada di pantai kuta dan lingkungannya.


Seperti makna Superman is Dead yang dapat diartikan tidak ada manusia yang sempurna.. So, mari kita ambil sisi positifnya dari mereka dan buang sisi negatifnya.


Video SID - Rock n Roll






Video SID - Mr President






Superman is Dead video - Kuat kita bersinar






Last, dedicated to Superman Is Dead Fans anda bisa update status melalui aplikasi SID Outsiders (buat yg cowok) dan SID Lady Rose (Buat Cewek).



Silahkan dicoba.

Sunday, August 2, 2009

Cerita Sebuah Pensil

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.


"Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?"


Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata
kepada cucunya,


"Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih
penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai."


"Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti" ujar si nenek lagi.


Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya
kembali kepada si nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai.


"Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya." Ujar si cucu.


Si nenek kemudian menjawab, "Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini."


"Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini."


Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.

Friday, April 11, 2008

Pelajaran dari bocah penjual Koran

Pagi itu seperti biasa saya berangkat pagi setelah subuh dari rumah, ke tempat penyimpanan motor di bilangan cawang, uki, walau sering terlambat, kali ini saya datang labih awal ketempat menunggu bis antar jemput yang membawa saya ke kantor, saya menyukai naik bus jemputan karena lelah berkendara dari depok-cikarang. Tidak tahan kemacetan ibu kota.

Seperti biasa saya duduk bersama rekan rekan sambil menunggu jemputan. Tetapi karena saya datang lebih awal, munculah seorang bocah lelaki yang seperti biasa menawarkan Koran kepada semua penduduk shelter.

" Koran, Koran, Kompas, Media, tempo, republika, warta kota" begitu teriak bocah laki-laki tersebut menawarkan Koran kepada kami. "Koran bang" dia menawari ku untuk membeli Koran. "seperti biasa kompas satu" kataku meminta Koran yang biasa kubaca setiap pagi.

Tangan mungilnya dengan cekatan memilih Koran yang kuminta diantara tumpukan Koran dagangannya.

" ini bang Koran kompasnya" memberi Koran yang aku minta kepadanya, "nih ada kembaliaanya engga" kataku sambil menyodorkan uang Rp 50.000, kepadanya. "beres bang, pasti ada" segera dikeluarkan kembaliannya dari tas gembloknya yang kotor, "wah pagi-pagi uangnya dah banyak ya" kataku kepada bocah tersebut.

"Allhamdulilah bang, rejeki saya lagi lancar" katanya sambil tersenyum senang. Dan setelah itu diapun berlalu menawarkan Koran kepada para penghuni shelter lainnya.

Saat ini pukul 05.20, masih terlalu lama jemputan ku datang, maka saya menyempatkan membaca oran kompas yang tadi saya beli pada bocah tukang Koran tersebut.

Tanpa sadar saya memperhatikan betapa gigih seorang bocah tukang Koran tersbut mencari uang, dengan menawarkan daganganya kepada semua orang yang datang dan pergi silih beranti.

Sepintas tampak keringat membasahi wajahnya yang tegar dalam usia beliaya harus berjuang memperoleh uang secara halal dan sebagai pekerja keras.

" Koran, mba ada tabloid nova, ada berita selebritisnya nih mba, atau ini tabloid bintang, ada kabar artis bercerai" katanya bagai seorang marketing ulung tanpa menyerah dia menawarkan Koran kepada seorang wanita setengah baya yang pada akhirnya menyerah dan membeli satu tabloid yang disebut sang bocah tersebut.

Sambil memperhatikan terbersit rasa kagum dan rasa haru kepada bocah tersebut, dan memperhatikan betapa gigihnya dia berusaha, hanya tampak senyum ceria yang membuat semua orang yang ditawarinya tidak marah. Tidak terdapat sedikit pun rasa putus asa dalam dirinya, walaupun terkadang orang yang ditawarinya tidak membeli korannya.

Sesaat mungkin bocah tersebut lelah menawarkan korannya, dan dia terduduk disampingku, "kamu engga sekolah dik" tanyaku kepadanya "engga bang, saya tidak ingin sekolah tinggi-tinggi" katanya.

"engga ada biaya dik' tanyaku menyelidik, "Bukan bang, walau saya tukang Koran saya punya cita-cita" jawabnya, "maksudnya, kan dengan sekolah kamu bisa mewujudkan cita-cita kamu dengan lebih mudah" kataku menjawab.

"Aku sering baca Koran bang, banyak orang yang telah sekolah tinggi bahkan sarjana tidak bekerja bang, alias nganggur. Mending saya walau sekolah tidak tinggi saya punya penghasilan bang" katanya berusaha menjelaskan kepadaku. "abang ku bang, tidak sekolah bisa buka agen Koran penghasilan sebulannya bisa 3-4 juta bang, saya baca di Koran gaji pegawai honorer Cuma 700ribu, jadi buat apa saya sekolah bang" tanyanya kepadaku

Saya mengerutkan kening, tertanda saya tekejut dengan jawaban bocah kecil tersebut pemikiran yang tajam, dan sebuah keritik yang dalam buat saya yang seorang sarjana. Dalam hati saya membenarkan perkataan anak tersebut, UMR kota bekasi saja +/-900rb untuk golongan smu.

Saya pun tersenyum mendengar jawaban anak tersebut, kemudian bus jenputan saya pun tiba dan saya meninggalkan bocah tersebut tanpa bisa menjawab pertanyaanya, apa tujuan kita sekolah, menjadi sarjana.?

Karena banyak sarjana sekarang yang begitu lepas kerja mengaggur, tidak punya penghasilan, dan banyak juga karena belum bisa bekerja yang melanjutkan S2 dengan alas an ingin mengisi waktu luang dan menambah nilai jual dirinya.

Tapi pernyataan bocah penjual Koran tersebut menyadarkan saya, tentang rejeki, dan tujuan dari bersekolah, yang saat ini saya mungkin kalah dengan bocah kecil tersebut, walau saya seorang yang mempunyai penghasilan dan mempunyai suatu jabatan saya hanyalah manusia gajian, saya hanya seorang buruh.

Beda dengan bocah kecil tersebut, dalam usia belia dia sudah bisa menjadi majikan untuk dirinya sendri. Sungguh hebat pemikiran lugu bocah penjual Koran tersebut. pembalajaran yang menarik dari seorang bocah kecil yang setiap hari kutemui.(EA)
"Rizky Tuhan sungguh tidak terbatas, tinggal kemauan kita untuk dapat berusaha menggapainYa"

"Pelajaran Dapat di peroleh tidak hanya di pendidikan formal, Dan dunia pun banyak memberi pelajaran untuk kita"
 

Tentang Blog Ini

Blog ini adalah tempat untuk menyimpan apapun yang menarik, yang sempet terlihat oleh mata di internet.

Jangan lupa lihat tahun postingan karena bisa saja tips yang dikasih disini sudah ngga revelan.
Return to top of page Copyright © 2007 - 2012